Categories: News

Pemimpin Iran Ayatullah Ali Khameyni; Riza Fahrumi Tahir, Pemimpin Sejati itu Lahir Dari Ketenangan

Medan,  28 Februari 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Lelaki tua berusia 86 tahun ini tampak tenang. Gaya bicaranya tidak meledak-ledak, tidak retoris. Ketika berpidato, dia acap mengutip ayat2 suci Al Qur’an dan Hadits. Point utama setiap ucapannya adalah melawan Amerika Serikat, Israel dan negara2 Arab yang bersekutu dengan dua negara itu serta membebaskan Palestina dari imperialis-Zionis.

Iran adalah satu-satunya negara di kawasan Timur Tengah, yang terang-terangan melawan pendudukan Israel atas Palestina. Di saat negera-negara Islam tidak berdaya mengikuti skenario damai setelah tentara Zionis memorakporandakan Gaza, membunuh kaum sipil, perempuan dan anak-anak, Iran berdiri tegak membela kedaulatan rakyat Palestina, meski resiko perang harus dihadapi. Baru beberapa hari kemenangan Revolusi Islam atas kediktatoran Shah Iran, pemerintahan Republik Islam Iran menyatakan dukungan atas kemerdekaan Palestina. Konsistensi negeri Syiah ini tidak kendor hingga kini, setelah 47 tahun usia Revolusi Islam.

Pemimpin Iran, Ayatullah Ali Khameyni, tampil ke panggung politik dunia dengan percaya diri bahwa rakyat Iran berada di belakangnya. Wajahnya sejuk dan senyuman selalu menyertai, di saat tekanan dan provokasi bahkan ancaman pembunuhan dan penggulingan datang dari agen2 intelijen AS dan Israel sejak tampil memimpin rakyat Iran.

Dimata Riza Fahrumi Tahir; politisi senior di Sumatera Utara, paska perang 12 hari dengan Israel tahun 2025 lalu, Khameyni tetap bertemu dengan para petinggi militernya, dengan kaum perempuan, mahasiswa, pelajar dan anak2 SD. Wajahnya yang teduh tidak pernah menunjukkan kegelisahan dan kegalauan, dia juga tidak pernah menunjukkan citra diri sedang dalam suasana perang. Tidak ada perasaan takut meski yang dihadapinya adalah negara adidaya, dua negara dengan teknologi dan intelijen perang paling canggih di dunia.

Apa yang membuat pria keturunan Rasulullah Saw itu dan rakyatnya tidak sedikitpun merasa takut negerinya dibombardir oleh AS dan Israel, tidak takut ancaman pembunuhan dan lain-lain ? Pertama, sejarah panjang bangsa Iran (dulu Persia) dalam berbagai palagan dan peperangan besar dalam sejarah dunia.

Iran adalah salah satu imperium besar di zaman kuno, saat dunia tidak mengenal Amerika Serikat. Persia, Romawi (Kristen), Mongol, Turki dan kemudian Islam (era Kekhalifahan Umaiyah, Abasiah dan Ottoman) adalah bangsa2 penakluk kekuasaan2 besar dan pembangun peradaban besar dunia di masa itu.

Kedua, keyakinan dalam tegaknya kalimat Allah. Jika perspektifnya adalah sejarah, semua rakyat Iran berhak mengklaim sejarah kebesaran imperium Persia adalah milik semua rakyat Iran, maka satu-satunya pembeda mereka adalah soal misi suci mencapai ridho Allah, mencapai predikat syahid.

Secara demografis, di negeri berpenduduk terbesar ke 6 di dunia (hampir 100 juta), ini mayoritas adalah Muslim (Syiah dan Sunni). Selebihnya Katolik, Kristen, Yahudi, Zoroaster dan Baha’i. Syiah adalah penganut terbesar. Oleh karenanya, kepemimpinan seorang Ayatullah, apalagi karena Khameyni adalah seorang keturunan Rasulullah Saw, menjadi faktor dominan lahirnya militansi, semangat jihad dan cita-cita menjadi seorang syahid dalam diri mayoritas warga Iran.

Rakyat Iran tidak pernah rela jika negaranya dipimpin oleh boneka Zionis AS-Israel. Mereka juga tidak akan membiarkan pemimpinnya berperang sendiri melawan kaum Zionis – Imperialis. Oleh karenanya, dalam menghadapi Zionis-Imperialis dan bonekanya, bagi rakyat Iran hanya ada satu kata, “LAWAN.”

Penulis : Riza Fahrumi Tahir

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

LIPPSU: Kredit Topengan Pinjam Sembarang Nama, Uang Rakyat Rp 7 M Di Bank Sumut Terancam Jadi Tepung Kanji

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait kredit bermasalah senilai miliaran rupiah…

2 Juni 2026

LIPPSU: Lagi, Banjir Sebulan di Medan Labuhan, Sudahlah Jadikan Aja Kota Medan Utara atau Nunggu Kawasan Itu Tenggelam Semua?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Banjir yang merendam Komplek Perumahan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Lingkungan 18,…

2 Juni 2026

LIPPSU: Mengurus Kebun PSU Seluas 14.276 Hektare Dengan Jurus “Sambar Gledek”, Puluhan Miliar Rupiah Uang Ikut Tersambar Petir

MEDAN, PRIMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Sabtu…

1 Juni 2026

Ada Ketua Kelas di Pemprovsu Ingin Preteli Proyek RS Haji Rp484 Miliar?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

1 Juni 2026

John Ester Lase : Rehabilitasi Puskesmas Medan Sudah Dirancang Matang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata…

1 Juni 2026

LIPPSU: Hanya Pendekar Mabuk Yang Bisa Batalkan Putusan MA dan PK

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

1 Juni 2026