Categories: News

LAPORAN KHUSUS: Menguras Piring Rakyat, Mengenyangkan Oligarki

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Di saat jutaan orang tua berjuang memastikan anak-anak mereka mendapatkan asupan protein layak, sebuah skandal besar terendus di balik dinding kaca Badan Gizi Nasional (BGN). Laporan audit independen mengungkap apa yang disebut sebagai “Daftar Dosa Administrasi” tahun anggaran 2025-2026. Sebuah kronik dugaan perampokan uang negara yang sistematis, masif, dan tak beretika.

Bukan sekadar kelalaian prosedur, temuan ini menunjukkan adanya pola “kejahatan kerah putih” yang dirancang untuk menguras anggaran negara atas nama gizi nasional.

 

1. Skandal “Laptop Sultan”: Mark-up Brutal 400%

Birokrasi BGN tercatat mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp45 juta hingga Rp60 juta hanya untuk satu unit laptop administratif. Angka ini melonjak 300-400% di atas harga pasar wajar. Penggelembungan ini bukan sekadar salah ketik, melainkan indikasi kuat adanya mens rea (niat jahat) untuk menciptakan selisih dana taktis yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

 

2. Jejak “Vendor Hantu” di Ruko Kosong

Triliunan rupiah proyek strategis nasional jatuh ke tangan PT Yasa Artha Trimanunggal dan PT Techno Sinergi Global. Namun, saat ditelusuri, alamat perusahaan tersebut hanya berupa ruko kecil dan bangunan kosong di kawasan Grogol serta Tanjung Duren. Tanpa rekam jejak dan infrastruktur servis yang memadai, penggunaan “perusahaan cangkang” ini diduga kuat menjadi kedok untuk menyembunyikan Beneficial Owner (pemilik manfaat) yang sebenarnya di balik layar.

 

3. Logistik Absurd: Motor Listrik di Tengah Krisis Pangan

Di tengah rentetan kasus keracunan pangan siswa dan minimnya anggaran operasional puskesmas, BGN justru menggelontorkan Rp1,2 Triliun untuk pengadaan 20.000 unit motor listrik. Kebijakan ini dinilai sebagai penyimpangan prioritas yang fatal. Alih-alih memperkuat rantai pasok pangan lokal, anggaran negara diduga kuat dipaksa untuk menyerap kuota industri kendaraan listrik milik kelompok kepentingan tertentu.

 

4. Lingkaran Setan: Jet Pribadi dan Gratifikasi Fasilitas

Integritas institusi negara runtuh ketika fasilitas mewah mulai berbicara. Ditemukan penggunaan Jet Pribadi Gulfstream G650ER dan Yacht milik grup bisnis raksasa yang terafiliasi dengan vendor proyek BGN. “Gratifikasi fasilitas” ini diduga menjadi pelicin agar kebijakan negara dapat disetir oleh penyedia jasa teknologi tertentu, menciptakan Oligarchy Nexus yang menghancurkan marwah pelayanan publik.

 

5. Jendela Pelarian: Sabotase Penegakan Hukum

Terdapat pola mencurigakan berupa jeda waktu yang sengaja diperpanjang antara laporan masyarakat dengan tindakan penyitaan. Jeda ini memberikan “koridor aman” bagi para oknum untuk melakukan pelarian melalui jalur udara di Bandara Halim PK dan jalur laut di Jakarta Utara. Sementara aset negara berupa uang tunai triliunan rupiah diduga telah mengalir keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia.

 

KESIMPULAN: Pagar Makan Tanaman

Ironi terbesar abad ini terpampang nyata: Anggaran yang dimandatkan untuk memberantas stunting dan gizi buruk, justru bertransformasi menjadi “Gizi bagi Oligarki”.

Secara administratif, para pelaku mungkin telah berupaya menghapus jejak fisik dan digital pada subuh terakhir. Namun, angka-angka dalam laporan ini adalah saksi bisu yang tidak bisa berbohong. Publik kini menanti: Apakah hukum akan mengejar, atau membiarkan piring rakyat terus dikuras habis?

Catatan Redaksi: Laporan ini disusun berdasarkan audit data anggaran dan investigasi lapangan. Seluruh pihak yang disebutkan dalam laporan ini memiliki hak jawab sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Oleh: Tim Investigasi Independen.

Penulis: Lhynaa Marlinaa (Marlina)  https://www.facebook.com/share/1CtvyzonYV  Daily Vlog | News Agregator | Citizen Journalist

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Gudang Gelap di Balik Kebun Sampali: Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Menguji Nyali Aparat

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Di balik rimbunnya pepohonan dan akses jalan yang tertutup, sebuah bangunan…

23 Juli 2026

LIPPSU : Jangan Hanya Cari Pelaksana, Bongkar Rantai Keputusan, Periksa Dugaan Keteribatan Kahiyang Istri Mantan Walikota Medan Bobby Afif Nasution

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Sebuah persidangan di Pengadilan Negeri Medan 20/7/2026, kembali menghadirkan babak penting dalam…

23 Juli 2026

LIPPSU : BOBBY Seperti Anak TK, Ke 2 kalinya Boby Walk Out, sebelumnya Rapat Via Zoom dengan Kementerian Dalam Negeri

Gubernur merupakan Cermin Pemimpin Pemegang Kebijakan, Harus Jadi Teladan Mengelola Perbedaan. Forum Demokrasi Bukan Ruang…

23 Juli 2026

Zainal Sinambela : Waspada! “Broker Politik Cacat Etis” Ancam Kendalikan Golkar Sumut

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Dinamika internal Partai Golkar Sumatera Utara pasca Musda kembali disorot. Kader senior…

23 Juli 2026

Bea Cukai Medan Terus Kebobolan, AMPERAKSU Nilai Pengawasan Lemah karena Rokok Tanpa dan Tidak Sesuai Pita Cukai Masih Beredar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS -Maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai maupun rokok yang diduga menggunakan pita cukai…

23 Juli 2026

Konspirasi Jahat Dalam Penyusunan RAB Perjalanan Dinas DPRD Tebing Tinggi 2026

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Diduga Ada Konsiparasi Jahat Dalam Menyusun Rencana Anggaran Belanja Perjalanan Dinas DPRD…

22 Juli 2026