News

Audit Total Dapur MBG Silalas, Ada Dugaan Kejanggalan Gaji dan Pengadaan Pangan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Lembaga Independen Peduli Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN), Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Silalas, Kecamatan Medan Barat.

Desakan tersebut disampaikan setelah muncul dugaan kejanggalan dalam administrasi penggajian pekerja serta dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan bahan pangan di dapur MBG tersebut.

Direktur LIPPSU, Azhari A.MvSinik, mengatakan pihaknya menerima informasi dan dokumen yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian data pembayaran upah pekerja yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh instansi berwenang.

Salah satu data yang menjadi sorotan adalah tanda terima upah seorang pekerja dengan jabatan driver yang mencantumkan masa kerja selama 14 hari pada periode 25 Mei hingga 6 Juni 2026. Dalam dokumen tersebut tercatat total penerimaan sebesar Rp850 ribu.

Menurut informasi yang diterima LIPPSU, upah driver disebut sebesar Rp125 ribu per hari. Jika mengacu pada angka tersebut, maka untuk 14 hari kerja total upah yang seharusnya diterima mencapai Rp1.750.000. Perbedaan nilai tersebut dinilai perlu mendapatkan klarifikasi dan pemeriksaan mendalam guna memastikan tidak terjadi kesalahan administrasi maupun pelanggaran terhadap hak pekerja.

“Kami meminta dilakukan audit terhadap seluruh dokumen penggajian, bukti pembayaran, dan administrasi ketenagakerjaan di SPPG Silalas. Program MBG merupakan program strategis nasional yang menggunakan anggaran negara sehingga pengelolaannya harus transparan dan akuntabel,” ujar Azhari.

Selain persoalan pengupahan, LIPPSU juga menyoroti adanya dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan bahan pangan. Pihaknya meminta BGN dan aparat terkait menelusuri informasi mengenai dugaan keterlibatan Kepala SPPG Silalas sebagai pemasok atau supplier bahan makanan ke dapur yang dikelolanya.

Menurut Azhari, apabila dugaan tersebut terbukti, maka hal itu berpotensi menimbulkan persoalan tata kelola dan transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah.

“LIPPSU meminta seluruh proses pengadaan bahan pangan diperiksa secara terbuka. Jangan sampai ada praktik yang menimbulkan benturan kepentingan dalam pengelolaan anggaran negara,” tegasnya.

LIPPSU juga meminta aparat penegak hukum turun tangan apabila dalam proses audit ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, baik yang berkaitan dengan administrasi pengupahan, pengadaan barang, maupun penggunaan anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala SPPG Silalas belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kejanggalan penggajian maupun dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan bahan pangan tersebut. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.

Laporan : Jhon Fitriadi

redaksi2

Recent Posts

Tarek Uang Receh dari Proyek Jalan Marelan Rp 2,37 M, Modusnya Itu-Itu Aja Dari Dulu: Volume Pekerjaan Diutak-atik, Ujung-Ujungnya Jumlah Napi Bertambah

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Rencana proyek Rekonstruksi Jalan Marelan III Tengah di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan…

20 Juni 2026

TITIN RITA LESTARI, Rompi Oranye Dan Air Mata Keadilan Yang Tak Sempat Jatuh

TITIN RITA LESTARI, Rompi Oranye Dan Air Mata Keadilan Yang Tak Sempat Jatuh Tragisnya Fitnah…

20 Juni 2026

LIPPSU Desak Pemko Medan Bongkar Bangunan Tanpa PBG di Medan Helvetia, Dan Tidak Tebang Pilih

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti keberadaan dua bangunan di…

19 Juni 2026

PUSTAKA Sumut Desak Kejaksaan Usut Pengadaan Lampu Stadion Kebun Bunga Medan Rp5,1 Miliar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Pusat Kajian Transparansi dan Anti Korupsi Sumatera Utara (PUSTAKA Sumut) mendesak Kejaksaan…

19 Juni 2026

LIPPSU: Anggaran Perjalanan Dinas, Reses, dan Sosper Rp157 M Tahun 2025 Berserak Serak dan Berceceran di Gedung DPRD Sumut

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti besarnya anggaran perjalanan dinas,…

19 Juni 2026

LIPPSU Desak APH Bongkar Dugaan Bancakan Dana BOS di Sumut

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Dugaan praktik penyimpangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sumatera Utara kembali…

19 Juni 2026