Categories: News

AGAR HATI TETAP HIDUP

Serial Muhasabah dari Mihrab Maya

Oleh: Ust. Abdul Latif Khan
(Pembina Al Hijrah Islamic Global School)

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Ada hati yang berdenyut, tapi sebenarnya telah mati. Ada jiwa yang tertawa, tapi sebenarnya telah hampa.

Kita berjalan, bekerja, berbicara, bahkan beribadah. Namun entah sejak kapan, hati ini tidak lagi benar-benar “hadir”

Ia tidak lagi bergetar ketika ayat dibacakan. Ia tidak lagi menangis ketika dosa diingatkan. Ia tidak lagi malu ketika maksiat dilakukan.

Lalu kita bertanya…

Kenapa hidup terasa berat?

Kenapa ibadah terasa kering?

Kenapa doa terasa hampa?

Jawabannya sederhana, karena hati mulai kehilangan kehidupan.

 

1. Hati Itu Hidup dengan Mengingat Allah

Allah berfirman:

> “Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

– Hati bukan hidup karena harta.

– Bukan pula karena jabatan.

– Dan bukan karena manusia.

Hati hidup karena dzikir

Karena ia selalu terhubung dengan Rabb-nya.

Jika hari-harimu berlalu tanpa mengingat Allah, maka jangan heran jika hatimu terasa kosong.

 

2. Hati Mati Karena Dosa yang diremehkan

Dosa itu tidak selalu besar di mata manusia, tapi bisa sangat berat di sisi Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

> “Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seperti gunung yang akan menimpanya…” (HR. Sahih al-Bukhari).

Namun hari ini, banyak dosa dianggap biasa.

Pandangan haram menjadi hiburan.

Ghibah menjadi kebiasaan.

Lalai menjadi gaya hidup.

Dan perlahan tanpa kita sadari, hati menjadi gelap.

 

3. Hati Hidup dengan Taubat

Tidak ada hati yang benar-benar hidup, kecuali ia sering kembali kepada Allah.

Allah berfirman:

> “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” (QS. At-Tahrim: 8)

Taubat bukan hanya untuk orang yang jauh dari agama, tapi untuk kita semua.

Karena setiap hari…

Kita pasti melukai hati kita sendiri dengan dosa.

Dan hanya taubat yang bisa menghidupkannya kembali.

 

4. Hati Hidup dengan Al-Qur’an

Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, Ia adalah kehidupan bagi hati.

Allah berfirman:

> “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Isra: 82)

Jika hatimu keras, perbanyaklah membaca Al-Qur’an.

Jika hatimu gelisah, dekatkan dirimu dengan Al-Qur’an.

Jika hatimu mati…

Hidupkan ia dengan Al-Qur’an.

 

5. Hati Hidup dengan Kejujuran di Hadapan Allah

Masalah terbesar kita hari ini bukan kurangnya ibadah.

Tapi kurangnya kejujuran dalam ibadah.

– Kita shalat, tapi hati tidak hadir.

– Kita berdoa, tapi tidak yakin.

– Kita berdzikir, tapi pikiran melayang.

Padahal Allah tidak melihat banyaknya amal, tapi melihat kejujuran hati kita.

 

Muhasabah untuk Diri Sendiri

Wahai diri…

– Kapan terakhir kali engkau menangis karena Allah?

– Kapan terakhir kali engkau merasa takut akan dosa?

– Kapan terakhir kali engkau merasakan manisnya ibadah?

Jika engkau tidak ingat, Maka hatimu sedang sakit.

Dan jika dibiarkan,

Ia bisa mati tanpa kita sadari.

Do’a

Ya Allah…

Jangan Engkau biarkan hati ini mati dalam kelalaian.

Hidupkan ia dengan dzikir kepada-Mu.

Lunakkan ia dengan ayat-ayat-Mu.

Bersihkan ia dengan taubat kepada-Mu.

Dan jadikan hati ini,

– Hati yang hidup

– Hati yang jujur

– Hati yang Engkau cintai.

“Bukan jasadmu yang menentukan hidupmu, tapi hatimu.”

– Jika hatimu hidup, maka hidupmu akan bercahaya.

– Jika hatimu mati, maka dunia pun terasa gelap. (SS).

 

Editor : Ust Ismail Chair Tanjung. S.PdI.

redaksipro

Recent Posts

Ahli Pidana : Penangkapan Roy Suryo dan DR Tifa Tepat Diuji Melalui Praperadilan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ahli hukum pidana Dr. Didit Wijayanto Wijaya menilai langkah mengajukan permohonan praperadilan…

28 Juni 2026

Tuduhan “Recehan” Dinilai Upaya Memecah Gerakan Mahasiswa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Tuduhan bahwa aksi mahasiswa didanai atau "direcehi" oleh kelompok elite tertentu dinilai…

28 Juni 2026

LIPPSU: Kalau Aparat Berani Seperti Emak-Emak di Labura, Para Bandar Narkoba Pasti Hancur Lebur Macam Dihantam Meteor

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

27 Juni 2026

LIPPSU: Di Sana APEKSI 2026 Habiskan Anggaran Miliaran, di Sini Kepling Disuruh Begadang Nunggu Upah Pungut di Sungai Deli

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengkritik kebijakan Pemerintah Kota Medan…

27 Juni 2026

Pungli Di Kemenag Kota Medan Seperti Penyakit Kanker, LIPPSU: Kepala  KUA Kota Medan Jadi Sapi Perahan dan Bulan-Bulanan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembangunan Propinsi Sumatera Utara Azhari A.M Sinik menilai…

27 Juni 2026

LIPPSU Desak Wali Kota Medan Perintahkan Pembongkaran Bangunan di Aset Pemko Contempo, Satpol PP Dinilai Tak Tegas

MEDAN – Polemik bangunan yang diduga berdiri di atas aset Pemerintah Kota (Pemko) Medan di…

27 Juni 2026