Nasional

Pak Prabowo, Tutup Saja Akun Medsos Bapak Kalau Tak Pernah Dibaca

By : Yoyok Rahayu Basuki

Jakarta, 15 Februari 2026.

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Di era ketika media sosial disebut sebagai jembatan antara rakyat dan pemimpinnya, akun resmi seharusnya menjadi ruang mendengar, bukan sekadar etalase pencitraan. Tapi kalau komentar rakyat hanya lewat seperti angin lalu, mungkin memang sudah waktunya dipertanyakan: untuk apa akun itu ada?

  • Rakyat menulis dengan harapan dibaca.
  • Rakyat berkomentar dengan harapan didengar.
  • Rakyat mengkritik karena masih peduli.

Namun yang terlihat justru sebaliknya—seolah yang sampai ke meja kekuasaan hanyalah laporan yang sudah disaring, dipoles, dan dibuat terdengar menyenangkan.

Kalau semua baik-baik saja menurut laporan, lalu kenapa di lapangan banyak yang menjerit?

Apakah koran tidak lagi dibaca?
Apakah televisi hanya sekadar lewat di ruang kerja?
Atau jangan-jangan realitas memang sengaja dijauhkan agar tidak mengganggu narasi “semua terkendali”?

Yang lebih menyakitkan, ketika suara rakyat kalah keras dibanding bisikan lingkar dalam. Ketika kepercayaan lebih besar diberikan pada satu dua orang dekat dibanding jutaan komentar dari masyarakat yang setiap hari merasakan dampak kebijakan.

Media sosial akhirnya hanya jadi panggung:
Rakyat bicara sendiri.
Pemimpin memuji diri sendiri.

 

Tak Ada Dialog

Kalau memang yang didengar hanya laporan ABS, maka wajar bila kebijakan terasa makin jauh dari kenyataan. Karena dari awal yang masuk ke telinga bukan fakta, tapi versi yang sudah disesuaikan agar menyenangkan atasan.

Pak Prabowo, rakyat tidak butuh akun medsos yang ramai unggahan tapi sepi perhatian.
Rakyat butuh pemimpin yang mau membaca tanpa marah, mau mendengar tanpa merasa diserang, dan mau melihat kenyataan tanpa harus difilter dulu.

Kalau tidak, tutup saja akun itu.
Karena yang menyakitkan bukan tidak di-follow,
tapi merasa tidak dianggap ada.

By: Syafaruddin Sikumbang.

 

 

redaksipro

Recent Posts

LIPPSU Apresiasi Silaturahmi Kapolda Sumut dan Kajatisu, Dinilai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengapresiasi langkah Kapolda Sumatera Utara…

18 Juli 2026

Pasrah? Pertamina Mengaku Tak Bisa Pastikan Kapan Antrean BBM di Medan Berakhir

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Medan hingga kini masih belum…

18 Juli 2026

Pembangunan Dapur MBG Di Deli Serdang Tidak Jelas, Pengelola Lapangan Resah

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Kejelasan pembangunan sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Deli…

18 Juli 2026

Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah dari Polisi ke Jaksa Dinilai Tidak Lazim

Oleh : Suardi, SH JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Pelimpahan penyidikan perkara yang melibatkan Jaksa Agung Muda…

18 Juli 2026

Pertamina Bilang BBM Di Sumut Normal, Antrean Masyarakat Belum Hilan, LIPPSU: Siapa Yang Gagal Membaca Realitas

MEDAN, PROMEDIA. NEWS - Pernyataan resmi bahwa distribusi BBM di Sumatera Utara berjalan normal kembali…

18 Juli 2026

LIPPSU: Vendor Tunggal El Nusa Petrofin Bikin Kacau, Pertamina Pura-pura Sibuk, Rakyat Jadi Korban Antre BBM

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari A.M Sinik, mendesak…

17 Juli 2026