Medan

Ratusan Umat Islam Ikuti Aksi Damai Dukung SE Wali Kota Medan Tentang Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Medan, 3 Maret 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Ratusan umat Islam mengikuti aksi damai Aliansi Umat Islam Kota Medan yang mendukung Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tanggal 13 Februari 2026 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Penjualan Daging Non Halal, di depan Kantor Wali Kota Medan. Selasa (03/03/2026).

Dalam acara tersebut, disampaikan pernyataan sikap yang terdiri dari empat poin utama: mendukung SE terkait, meminta Wali Kota tetap melaksanakannya, mengajak DPRD dan Pemko Medan menjadikannya Perda, serta menggerakkan seluruh umat Islam mengawalnya.

Dalam tausiyahnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Dr H Hasan Matsum menegaskan pentingnya penghormatan terhadap budaya, adat, dan agama di kota yang heterogen seperti Medan.

“Kita harus saling menghormati budaya adat dan agama. Semua sudah diatur oleh norma-normanya. Medan merupakan kota modern yang terkonsep, mari kita dukung penataannya sesuai konsep yang telah ditentukan,” ujarnya.

Ditempat yang sama Wakil Sekretaris Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Sumatera Utara Syahran Syamsuddin menjelaskan bahwa SE tersebut bukan melarang penjualan daging non halal, melainkan untuk mengatur agar suasana kota tetap kondusif.

Ia juga meluruskan sejarah Kota Medan sebagai tanah Melayu Deli yang erat kaitannya dengan nilai-nilai keislaman, dengan bukti seperti Istana Maimun, Masjid Raya Al Maksum, dan masih ada Sultan Deli ke-14 hingga saat ini.

“Kota Medan adalah tanah Deli namun menerima multi etnis dan keberagaman, karena sejarah Sultan Deli memberikan tanah kepada etnis pendatang dan bekerja sama tanpa membeda-bedakan. Kami menolak upaya mengkaburkan sejarah dan mengimbau untuk saling menghargai,” tegas Syahran.

Sejumlah tokoh agama, pengurus majelis adat budaya Melayu, dan elemen organisasi masyarakat Islam turut hadir dan menyampaikan orasi, antara lain Ustadz Azwir Ibnu Azis, Ustadzah Hj Ronny Reskita Siregar, Ustadz Eriansyah, Ketua GNPF Ulama Sumut Drs H Aidan Nazwir Panggabean, serta tokoh masyarakat Drs Sakhyan Asmara. Ustadz Latif Khan beserta Ustadz Zulfikar Hajar juga turut menyampaikan orasinya.

 

Aksi yang berjalan tertib diawali dengan pembacaan Al Quran oleh Khairani Ulfah (juara II MTQ tingkat anak-anak), diikuti orasi dari tokoh-tokoh, dan diakhiri dengan buka puasa bersama serta shalat Maghrib berjamaah.

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Hakim Perberat Hukuman PPK Proyek Kereta Api Medan, Terbukti Terima Suap Rp13 Miliar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan memperberat hukuman terhadap Muhammad…

23 Juni 2026

Usai Isu ‘Lantai 10’ dan Aksi MBG, Video Aula Rumah Dinas Gubernur Jadi Lapangan Bola Keluarga Tuai Sorotan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik seputar aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya…

23 Juni 2026

LIPPSU: Ada “Gatot Kaca” Duduk Di Lapak Judi Tembak Ikan Di Trade Centre Belakang KFC Brayan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti dugaan masih beroperasinya arena…

23 Juni 2026

PDI-P Disorot Soal Sikap Politik, Pengamat: Demokrasi Butuh Oposisi yang Jelas dan Pemerintah yang Siap Dikritik

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik mengenai posisi politik PDI-P kembali menjadi perbincangan setelah Bendahara Umum Partai…

23 Juni 2026

Diduga Polres Belawan Terima Upeti Gelap Atas Maraknya Judi Tembak Ikan Berlogo ‘AB’

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Meski sudah berulang kali diberitakan media online terkait maraknya judi tembak ikan…

22 Juni 2026

LIPPSU Soroti Nasib Kepling Medan Jadi ‘Budak Siaga’ Jelang APEKSI, Upah Pungut Rp10 Miliar Terus Ditahan Hingga Akhir Zaman

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melayangkan kritik keras kepada Pemerintah…

22 Juni 2026