Tripoli, 19 Maret 2026.
TRIPOLI, PROMEDIA.NEWS | PESAN KERAS DARI PUTRI GADDAFI ❤️ Aisha Gaddafi, putri dari pemimpin Libya yang terbunuh, Muammar Gaddafi, menyampaikan peringatan tajam kepada rakyat Iran terkait tekanan Barat.
Dalam pidatonya, ia mengingatkan bahwa bernegosiasi dengan kekuatan Barat bukanlah jaminan keselamatan.
“Negosiasi dengan serigala tidak membawa keselamatan bagi kawanannya. Negosiasi itu hanya menetapkan tanggal untuk perburuan berikutnya.”
Aisha menyinggung pengalaman pahit ayahnya Muammar Qaddafi di Libya. Menurutnya, Barat pernah meyakinkan Muammar Gaddafi bahwa jika Libya menghentikan program senj4ta nvklir dan rudal balistik, maka dunia akan membuka pintunya.
Namun yang terjadi justru sebaliknya.
“Ia mempercayainya, membuat konsesi.. dan b0m NATO mengubah Libya menjadi reruntuhan.”
Melalui pernyataan itu, Aisha mempering4tkan rakyat Iran agar tidak mengulangi kes4lahan yang sama. Menurutnya, memberikan konsesi kepada musuh bukan membawa perdamaian, tetapi justru membuka jalan menuju keh4ncuran.
“Pesannya singkat namun tajam: jangan percaya janji yang datang di bawah bayang-bayang tekanan.”
By: Syafaruddin Sikumbang






