Panglima Pasukan Darat IRGC: Semua Unit Dalam Siaga Penuh, Setiap Agresi AS-Israel akan Dihadapi Dengan Tanggapan Kuat

News103 Dilihat

Teheran, 25 Maret 2026.

TEHERAN, PROMEDIA.NEWS | Panglima Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan tegas di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Seluruh unit Pasukan Darat IRGC saat ini dalam keadaan 𝘀𝗶𝗮𝗴𝗮 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵, dan setiap tindakan permusuhan dari Amerika Serikat atau Israel akan dihadapi dengan tanggapan yang kuat dan menentukan.

Pernyataan ini disampaikan menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga pekan, setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Iran sendiri telah membalas dengan puluhan gelombang serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

 

Kesiapan Penuh Dengan Dukungan Rakyat 

Panglima Pasukan Darat IRGC menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran mengandalkan 𝗸𝗲𝗺𝗮𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶 dan 𝗸𝗲𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵 dalam menghadapi ancaman eksternal. Hal ini didukung oleh 𝗱𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗽𝗼𝗽𝘂𝗹𝗲𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝘂𝗮𝘀 serta 𝗸𝗲𝗽𝗲𝗺𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗴𝘂𝗵.

BACA JUGA :  Desak KPK Laksanakan Instruksi Presiden Segera Panggil Gubsu Bobby Nasution & Erni Sitorus

Dukungan rakyat terhadap IRGC memang sangat kuat, mengingat lembaga ini memiliki posisi istimewa dalam struktur Republik Islam Iran. Secara konstitusional, IRGC bertugas untuk memastikan integritas Republik Islam, mencegah campur tangan asing, dan menghancurkan gerakan-gerakan yang dinilai merusak warisan ideologi Revolusi Islam.

Saat ini, IRGC diperkirakan memiliki sekitar 210.000 personel aktif, dengan tambahan 60.000 pasukan paramiliter Basij yang siap dimobilisasi saat diperlukan.

 

Teknologi Rudal Iran Semakin Canggih 

IRGC saat ini menguasai pengembangan dan pengoperasian program rudal balistik Iran—salah satu program rudal terbesar di Timur Tengah. Dalam serangan terbaru pada Selasa (24/3), Iran dilaporkan meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal ke Israel, memicu sirene di Tel Aviv dan wilayah lainnya.

Yang menjadi sorotan adalah klaim bahwa rudal Iran mampu menjangkau target hingga jarak 𝟰.𝟬𝟬𝟬 𝗸𝗶𝗹𝗼𝗺𝗲𝘁𝗲𝗿, melampaui klaim resmi sebelumnya yang menyebut jangkauan maksimum 2.000 kilometer. Pangkalan militer AS di Diego Garcia, Samudra Hindia, dikabarkan menjadi target yang berhasil ditembus.

BACA JUGA :  Profil Dr. Gusrizal Gazahar: Ulama Intelektual Bergelar Datuak Palimo Basa yang Menjadi Benteng Fatwa dari Ranah Minang

 

Diplomasi vs Operasi Psikologis

Dalam pernyataan terpisah, IRGC menyebut pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai “pembicaraan produktif” dengan Iran sebagai 𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗽𝘀𝗶𝗸𝗼𝗹𝗼𝗴𝗶𝘀 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘂𝘀𝗮𝗻𝗴 dan tidak berdampak pada perlawanan Teheran.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Ghalibaf juga menegaskan bahwa 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮 𝗻𝗲𝗴𝗼𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗹𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗦. Ia menyebut klaim Trump sebagai “berita palsu” yang digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta menghindari rawa tempat AS dan Israel terjebak.

Hal ini menunjukkan bahwa Iran tidak akan mudah terpengaruh oleh manuver diplomatik yang dinilai tidak tulus, mengingat pengalaman pahit ketika proses negosiasi di Jenewa sebelum 28 Februari justru berakhir dengan serangan.

 

Struktur Komando IRGC 

IRGC saat ini dipimpin oleh Mayor Jenderal Hossein Salami, yang menjabat sebagai Panglima Tertinggi sejak 2019. Di bawah komandonya, Pasukan Darat IRGC memiliki rantai komando yang terintegrasi dengan struktur militer Iran secara keseluruhan.

BACA JUGA :  Siapa Yang Memegang Kendali Kekuasaan di Iran Setelah Para Pemimpin Puncaknya Tewas?

Sebagai cabang multi-dinas utama Angkatan Bersenjata Iran, IRGC memiliki pasukan darat, laut, dan udara yang sejajar dengan struktur militer reguler. Selain itu, terdapat Pasukan Quds yang bertugas dalam peperangan nonkonvensional dan memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok militan di kawasan.

 

Kesimpulan

Pernyataan Panglima Pasukan Darat IRGC ini mempertegas bahwa Iran tidak akan gentar menghadapi ancaman militer AS dan Israel. Dengan kesiapan penuh pasukan, teknologi rudal yang terus berkembang, serta dukungan rakyat yang luas, Iran menyatakan siap memberikan respons tegas terhadap setiap tindakan agresi.

Seperti yang tertulis dalam semboyan IRGC yang diambil dari Al-Qur’an Surah Al-Anfal ayat 60: “Dan bersiaplah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kau miliki”.

Penulis: Panca Prawira. https://www.facebook.com/share/1Tb1g24vYf/

By: Syafaruddin Sikumbang.