Medan

Minta Kepling VIII dan IX diganti; Puluhan Warga Martubung Kirim Surat ke DPRD Kota Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Puluhan warga Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, meminta Kepala Lingkungan (Kepling) VIII dan IX diganti. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat laporan ke DPRD, karena kedua Kepling dinilai tidak peduli terhadap kepentingan dan kenyamanan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam surat pengaduan warga yang ditujukan ke DPRD Medan dan Wali Kota Medan, serta ditandatangani puluhan warga.

Dalam surat tersebut, warga Lingkungan IX mengaku kecewa atas tindakan Kepling yang menjebol tembok kompleks PT SAN/KPBN dan menjadikannya akses umum bagi kendaraan roda dua dan roda empat.

Kondisi itu dinilai menimbulkan keresahan karena dianggap mengganggu kenyamanan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Warga juga menilai Kepling tidak memiliki kepedulian terhadap keresahan masyarakat. Selain itu, Kepling disebut bertindak sepihak tanpa berkoordinasi dengan warga sebelum melakukan penjebolan tembok.

Bahkan, dalam surat itu warga menuding Kepling tidak memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai kepala lingkungan. Atas dasar tersebut, warga meminta agar Kepling VIII dan IX segera diganti karena tindakan tersebut dinilai merusak fasilitas serta mengganggu ketertiban umum.

Menanggapi hal itu, Kepling VIII, Dani, saat dikonfirmasi pada Senin (30/3), mengatakan bahwa penjebolan tembok dilakukan atas permintaan sebagian warga. “Warga mendatangi kami di BKM masjid. Karena itu, dilakukan penjebolan tembok untuk memudahkan akses jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis, meminta camat dan lurah setempat segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut. “Kami minta camat dan lurah segera menyelesaikan masalah ini. Camat harus mampu mengakomodasi dan mencari solusi atas setiap persoalan di wilayahnya,” pungkasnya.

By: Syafaruddin Sikumbang.

Sumber: Tribun Medan.

redaksipro

Recent Posts

Jalan Upah Pungut Kepling Berkelok-Kelok Hingga ke Lau Sidebuk-Debuk

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

2 Juni 2026

LIPPSU: Di Bank Mandiri Kredit Rp155 Miliar Hanya Dengan Telefon “Kriiiing, Halo, Oke Bos, Aman!” Ternyata Macet, Nasabah Geleng Kepala: “Kok Gampang Kali, Ya Mencurinya”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara, Azhari AM Sinik, mengungkap…

2 Juni 2026

LIPPSU: Main Gasak Tabrak Sana Sini Aturan, Rp 517 M Uang Aset Kebun PT PSU Diduga Dibagi Bagi Kayak Kue Donat Hingga Lonyot

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

2 Juni 2026

LIPPSU: Macam Gak Ada Artinya Uang, Dugaan Fraud Rp1,1 Miliar Kredit Bermasalah di Bank Sumut Dibiarkan Mengendap Lebih Lima Tahun

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…

2 Juni 2026

Di Kantor Pusat Uang Triliunan Rupiah Berceceran, Di Medan Terdakwa Korupsi Fasilitas Kredit Bank BNI Justru Ingin Dibebaskan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

2 Juni 2026

LIPPSU: Evaluasi Kasus Kue Berjamur Aroma Bakery Tidak Bisa Dianggap Enteng, Harus Diusut Tuntas

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

2 Juni 2026