Sumut

PD14 Seret Kegiatan Gebyar Pajak Bapendasu ke APH Yang Telan Anggaran Rp 28 Miliar

Medan, 23 Maret 2026.

MEDAN, PROMEDIANEWS | Perkumpulan Demokrasi Masyarakat Empat Belas (PD14) bersiap melaporkan sejumlah pejabat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara terkait penyelenggaraan Gebyar Pajak Sumut 2026 yang disebut-sebut menghabiskan anggaran sekitar Rp28 miliar.

Agenda tersebut dinilai tidak efisien dan diduga mengandung praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN) dalam pelaksanaannya.

Penggiat antikorupsi PD14, Dolli Nurhadiansyah, menilai kegiatan dengan anggaran besar itu tidak memiliki dasar kebutuhan yang mendesak, terlebih berlangsung di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, serta pasca bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah.

Ia berpendapat, bila tujuan kegiatan itu untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bapenda semestinya cukup menjalankan fungsi dan kewenangannya sebagaimana diatur dalam undang-undang dan peraturan daerah.

“Kalau tujuannya meningkatkan PAD, bukankah itu memang tugas Bapenda sebagai SKPD? Mereka cukup menjalankan target dan kewajiban sesuai amanat undang-undang dan perda,” ujar Dolli.

Selain itu, ia juga mempertanyakan relevansi gebyar pajak yang menawarkan hadiah utama berupa mobil. Menurutnya, program semacam itu tidak mendesak dan layak dikaji ulang.

Dolli bahkan meminta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, agar meninjau kembali pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kalau gebyar-gebyar seperti ini tidak bernilai urgensi dan justru terkesan dipaksakan di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang tidak baik-baik saja,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai kegiatan itu tidak memiliki pijakan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang mengatur jenis pajak, retribusi, serta mekanisme pemungutannya.

Menurut Dolli, aturan tersebut justru menegaskan bahwa pemungutan pajak dapat berjalan sesuai mekanisme yang ada tanpa perlu dibungkus kegiatan seremonial berbiaya besar. “Bayar pajak itu kewajiban warga negara.”

Tanpa gebyar pun masyarakat tetap harus membayar pajak. Jadi kegiatan seperti itu tidak menjadi faktor utama peningkatan kepatuhan,” ujarnya. Ia juga menyinggung bahwa Bapenda Sumut telah memiliki tenaga penagih pajak dalam jumlah besar, yakni 6.630 orang, dengan dukungan anggaran sekitar Rp24 miliar.

Di samping itu, pemerintah daerah setiap tahun juga menggelar program pemutihan pajak yang dinilai cukup efektif dalam mendorong kepatuhan masyarakat. PD14 menduga terdapat sejumlah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, antara lain dugaan pengondisian lelang, indikasi komisi proyek sekitar 5 persen, serta dugaan mark-up dalam pengadaan barang dan jasa.

“Tiga poin ini merupakan pola yang sering kita dengar dalam persekongkolan tender pengadaan barang dan jasa,” jelas Dolli.

Ia menegaskan, PD14 tidak berhenti pada kritik di ruang publik. Organisasi itu tengah menyiapkan langkah hukum dengan merampungkan dokumen dan bahan pengaduan masyarakat (dumas). “Dalam waktu dekat seluruh dokumen dan bahan pengaduan masyarakat (Dumas) sedang kami siapkan. Setelah lengkap, akan kami laporkan ke KPK, Kejaksaan dan Kepolisian,” tegasnya.

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah dari Polisi ke Jaksa Dinilai Tidak Lazim

Oleh : Suardi, SH JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Pelimpahan penyidikan perkara yang melibatkan Jaksa Agung Muda…

18 Juli 2026

Pertamina Bilang BBM Di Sumut Normal, Antrean Masyarakat Belum Hilan, LIPPSU: Siapa Yang Gagal Membaca Realitas

MEDAN, PROMEDIA. NEWS - Pernyataan resmi bahwa distribusi BBM di Sumatera Utara berjalan normal kembali…

18 Juli 2026

LIPPSU: Vendor Tunggal El Nusa Petrofin Bikin Kacau, Pertamina Pura-pura Sibuk, Rakyat Jadi Korban Antre BBM

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari A.M Sinik, mendesak…

17 Juli 2026

ULAMA AKHIRAT

Oleh: Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ulama akhirat bukan sekadar orang yang banyak…

17 Juli 2026

Antrean Solar Berjam-jam Telan Korban Jiwa, Krisis BBM di Sumatra Kian Mengkhawatirkan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya solar, masih terjadi di sejumlah…

17 Juli 2026

FP3 Kota Medan Apresiasi Gerak Cepat SDABMBK Tangani Banjir di Tengah Tingginya Curah Hujan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kota Medan memberikan apresiasi kepada Dinas Sumber Daya…

16 Juli 2026