Sumut

Dinkes Sumut Minta Warga Waspadai Virus Hanta, Tikus Jadi Sumber Penularan Mematikan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Hanta, penyakit menular yang berasal dari tikus dan hewan pengerat dengan tingkat kematian cukup tinggi.

Imbauan itu disampaikan menyusul keluarnya surat edaran kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari Kementerian Kesehatan RI terkait potensi penyebaran penyakit zoonosis tersebut di Indonesia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, mengatakan ancaman Virus Hanta tidak boleh dianggap sepele karena penularannya berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan dan sanitasi masyarakat.

“Penyakit Hanta Virus merupakan penyakit zoonosis dengan case fatality rate tinggi sehingga membutuhkan partisipasi masyarakat untuk bersama mewaspadai gejala penyakit dan faktor lingkungan yang memicu wabah,” ujar Hamid, Selasa, (19/5).

Virus Hanta ditularkan melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang mencemari udara atau permukaan benda. Risiko penularan meningkat di lingkungan lembap, gudang tertutup, kebun, saluran air, hingga area yang menjadi sarang hewan pengerat.

Karena itu, Dinkes Sumut meminta masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

Warga juga diminta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus.

Selain pencegahan lingkungan, pemerintah mulai memperkuat sistem pengawasan kesehatan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Pengawasan difokuskan pada kasus infeksi saluran pernapasan akut, pneumonia, hingga penyakit demam yang memiliki gejala menyerupai infeksi Virus Hanta.

Pemerintah juga telah menunjuk RSUP H. Adam Malik sebagai rumah sakit rujukan penyakit infeksi emerging di Sumatera Utara.

Menurut Hamid, masyarakat perlu segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, gangguan pernapasan, hingga penurunan fungsi ginjal setelah beraktivitas di lingkungan berisiko.
Meski kewaspadaan diperketat, Dinkes Sumut memastikan hingga kini belum ditemukan laporan Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Hanta di wilayah Sumatera Utara.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik dan memperoleh informasi dari sumber resmi pemerintah untuk menghindari hoaks,” katanya.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kondisi sanitasi di sejumlah wilayah perkotaan maupun perkebunan, ancaman penyakit berbasis lingkungan dinilai menjadi tantangan baru sektor kesehatan.

Pemerintah menilai pencegahan dini dan kesadaran publik menjadi kunci utama agar penyebaran Virus Hanta tidak berkembang menjadi wabah yang lebih luas.

Laporan : Nita

redaksi2

Recent Posts

LIPPSU: Segera Ambil Alih 660,59 Hektar Lahan Eks HGU, Jangan Sampai Nanti Direbut Lagi Sama PT Socfindo

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara…

18 Juni 2026

Audit Total Dapur MBG Silalas, Ada Dugaan Kejanggalan Gaji dan Pengadaan Pangan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Peduli Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN),…

18 Juni 2026

Oknum Pengacara DRS Dilaporkan ke Polda Sumut, Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut.…

17 Juni 2026

Prestasi Letkol PNB ERWIN TRI PRABOWO, Prajurit TNI AU Yang Patut Dikenang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Dalam sejarah operasi pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) di Indonesia, salah…

17 Juni 2026

LIPPSU: 10 Paket Pengadaan Rp77,4 Miliar di Labuhanbatu Diintai Pemain Lama, Rawan Dikorupsi Berjamaah

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M. Sinik,…

17 Juni 2026

LIPPSU: Jangan Gunakan Dana BOS untuk Melancong ke Luar Negeri dan Foya-Foya Bersama Guru-Guru di Sekolah, Nanti “Gol”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengingatkan seluruh kepala sekolah dan…

17 Juni 2026