News

Polemik Kopdes Merah Putih di Deli Serdang, Lokasi Pembangunan dan Anggaran Disorot

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS | Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Deli Serdang menuai sorotan setelah muncul dugaan pembangunan salah satu unit koperasi berdiri di atas lahan pemakaman warga. Selain persoalan lokasi, besaran anggaran pembangunan yang disebut mencapai miliaran rupiah juga memunculkan pertanyaan publik.

Informasi tersebut disampaikan Penasihat PWI Deli Serdang, Semangat Sembiring, yang menyebut pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Penungkiten, Kecamatan STM Hilir, diduga berada di area tanah kuburan.

“Benar, lokasinya di Desa Penungkiten,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Kondisi itu memicu reaksi masyarakat. Sejumlah warga Desa Penungkiten bahkan menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Deli Serdang untuk meminta penjelasan terkait pembangunan tersebut.

Tak hanya di Desa Penungkiten, pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Rimo Mungkur, Kecamatan STM Hilir, juga menjadi perhatian karena disebut berdiri di atas lahan garapan eks HGU PTPN II yang status lahannya dinilai belum jelas.

Selain legalitas lahan, masyarakat juga mempertanyakan besaran anggaran pembangunan. Berdasarkan informasi yang beredar, satu unit Kopdes Merah Putih disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp1,6 miliar. Namun, sejumlah pihak menilai kondisi fisik bangunan di lapangan tidak mencerminkan nilai proyek tersebut.

Perbedaan nilai anggaran dan kondisi bangunan memunculkan dugaan adanya pembengkakan biaya pembangunan. Publik pun meminta pemerintah daerah membuka secara transparan proses pembangunan serta rincian penggunaan anggaran.

Sejumlah pengamat mendorong agar legalitas lahan dan penggunaan dana proyek diaudit secara menyeluruh guna menghindari potensi penyimpangan. Aparat penegak hukum juga diminta turun tangan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan program tersebut.

Program Kopdes Merah Putih sebelumnya digagas sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan memperkuat pemberdayaan masyarakat. Namun di Deli Serdang, pelaksanaannya kini justru memunculkan polemik yang menuntut klarifikasi dari pihak terkait. (SS).

Laporan : Suardi, SH.

redaksipro

Recent Posts

Diduga Pemilik Rumah Mewah di Jalan Armada, Suap Satpol PP Medan, Bangunan Tetap Berjalan Meski 3 Kali Ditegur Camat Medan Kota

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pihak Kecamatan Medan Kota telah tiga kali melayangkan surat himbauan kepada pemilik…

25 Juni 2026

“Akrobat Politik” Tiada Henti Bobby Nasution, Awas Nanti Nyangkut Di Menara Tirtanadi

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

25 Juni 2026

Rp38,5 Miliar Anggaran Makan Minum di Pemkab DS, LIPPSU Sindir Asri Ludin : “Bayar Pakai Daun, Jangan Pakai Uang Rakyat”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

25 Juni 2026

Pemkab Deliserdang Gelontorkan Rp38,5 Miliar Untuk Makan Minum, Gempar Sumut ‘Sentil’ Asri Ludin: Bayarnya Pakai Daun?

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pejuang Reformasi Sumatera Utara (Gempar Sumut) Fajar Rivana…

25 Juni 2026

Tak Transparan Tergusur Dari Peserta Jambore Nasional, Siswi SMPN 1 Tanjung Tiram Kecewa

BATU BARA, PROMEDIA.NEWS - Kekecewaan mendalam dirasakan Aliyah Aznur, siswi SMP Negeri 1 Tanjung Tiram,…

25 Juni 2026

LIPPSU : Massa Kumpulkan Uang Ganti Bendera Lusuh Usai Polemik Sholat di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik dugaan pelarangan sholat terhadap peserta aksi di Kantor Pertamina Patra Niaga…

25 Juni 2026