News

Plat Merah Menunggak, Sekretaris Bapenda Ringannya Menyalahkan Masyarakat: Skandal Pajak Sumut Rp108 Miliar Meludah Muka Sendiri

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Lebih dari 15 ribu kendaraan dinas plat merah milik instansi pemerintah tercatat menunggak pajak dengan nilai mencapai Rp108 miliar. Namun alih-alih menegakkan aturan pada kendaraan milik negara sendiri, Sekretaris Bapenda Sumut justru mulutnya ringan menyalahkan masyarakat karena dianggap tidak patuh bayar pajak.

Pernyataan Sekretaris Bapenda di media sosial yang menyebut “kesadaran masyarakat rendah” seakan menutup mata pada fakta bahwa mesin birokrasi sendiri bocor lebih parah, bak kata pepatah “meludah muka sendiri” tanpa berkaca dihati yang jujur. Padahal, jika Rp108 miliar tunggakan kendaraan plat merah ditagih, lubang PAD bisa ditutup sebagian besar. Pernyataan ini bukan saja menyesatkan, tapi juga menampar akal sehat pegawai Bapenda yang berharap perubahan sistemik.

Samsat: Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Keterlibatan aparat kepolisian di meja Samsat semestinya memberi rasa adil dan kepastian hukum. Razia lebih sering diarahkan ke masyarakat, pengendara ojek online, pedagang pasar, buruh pabrik. Kendaraan mereka disita, STNK ditahan, seolah hukum begitu perkasa. Namun, ketika plat merah pejabat melintas dengan pajak mati, jalan tetap lapang. Polisi di Samsat menjadi saksi bisu atas ketidakadilan fiskal ini.

Berita sebelumnya soal “tarikan siluman di meja pajak” menemukan pantulan barunya di sini. Tunggakan plat merah membuktikan bahwa persoalan bukan sekadar masyarakat malas membayar, tetapi sistem yang dibiarkan keropos. Dugaan tarif gelap, pungutan liar, dan kompromi antar instansi semakin menebal.

Siapa yang Sebenarnya Menunggak?

Masyarakat sering dicap tidak patuh, tapi fakta menunjukkan penyelenggara negara sendiri lalai dan berpura pura lupa, atau enaknya menyantap makanan haram dengan memanipulasi pajak yang sudah sebelumnya dianggarkan. Jika pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum tak mampu memberi teladan, bagaimana mungkin masyarakat bisa diyakinkan untuk patuh?

Seorang pegawai Bapenda dengan nada getir berkata, “Kendaraan masyarakat bisa ditindak tegas, tapi kalau instansi sendiri, semua jadi bisu.”

Rp108 miliar bukan sekadar angka, itu adalah jalan yang tidak dibangun, sekolah yang tak selesai, fasilitas kesehatan yang tertunda. Setiap rupiah yang hilang adalah hak publik yang dirampas.

Dan selama Sekretaris Bapenda terus ringannya menuding masyarakat seakan tanpa beban kejujuran, serta polisi di Samsat memilih diam, legitimasi pemerintah akan terus tergerus.

Bila pemerintah ingin mengejar target PAD Rp7,2 triliun di 2025, sapulah dulu plat merah yang membangkang. Jika Sekretaris Bapenda hanya berani dengan lantamnya menuding masyarakat, dan polisi hanya gagah di jalanan mengejar pengendara kecil, maka masyarakat bertanya Siapa sebenarnya maling pajak di Sumut, masyarakat yang terlambat bayar, atau penguasa yang pura-pura lupa diri.(520)

redaksi2

Recent Posts

SPPG Silalas Yayasan Sabda Peduli Gizi Diduga Korupsi Upah Tenaga Kerja

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) menyoroti dugaan berbagai penyimpangan dalam pelaksanaan…

12 Juni 2026

LIPPSU : Uang Intensif Pegawai Rp38 M Raib, Upah Pungut Kepling Rp10 M Lenyap

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Pajak Sumut 2026…

12 Juni 2026

8 Tahun Berlalu, PT Sompo Tak Kunjung Bayar Klaim Asuransi Nasabah Meski Telah Inkrah

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Klaim asuransi yang diajukan pemegang polis MD-FPR-000293-000002017-08, Halomoan H, selaku nasabah PT…

12 Juni 2026

Tangan Dan Kaki Melayang Karena Tersinggung Di Jalan, Marajohan Laporkan Oknum Anggota DPRD Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

12 Juni 2026

LIPPSU: Pasien BPJS Nyaris Kehilangan Nyawa, Rumah Sakit Terapkan Birokrasi Berbelok-belok Seperti Jalan Layang Kelok 9 Di Sumbar

MEDAN, PROMEDIA. NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM…

12 Juni 2026

Ratama Sumbayak : Periksa 26 Pajabat Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kajagung Burhanuddin Harus Tegas

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran Ratama Saragih, S.H, CCF menyampaikan desakannya kepada…

11 Juni 2026