Categories: News

LIPPSU: Bau Amis Geng Solo Sudah Menyengat Di Tubuh Golkar Sumut

Medan, 19 Desember 2025.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS — Nama Joko Widodo kembali diseret dalam pusaran konflik kekuasaan. Kali ini bukan soal proyek nasional atau cawe-cawe Pilpres, melainkan dugaan operasi politik senyap Jokowi dan Geng Solo dalam pengambilalihan Partai Golkar Sumatera Utara.

Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyebut penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut sebagai kudeta politik beraroma busuk, yang sarat intervensi mantan Presiden RI Joko Widodo demi melanggengkan kekuasaan keluarganya di Sumatera Utara.

“Ini bukan lagi bau amis, ini bau busuk kekuasaan Jokowi. Tangannya masih mencengkeram Golkar, meski ia sudah lengser,” tegas Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari A.M. Sinik, Jumat (19/12).

Alat Warisan

Menurut LIPPSU, Surat Keputusan DPP Golkar Nomor Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 hanyalah formalitas hukum untuk menutup operasi politik besar yang dikendalikan dari Jakarta. Penunjukan Ahmad Doli Kurnia disebut sebagai bagian dari agenda sistematis Jokowi untuk memastikan Golkar Sumut tunduk pada kepentingan menantunya, Bobby Nasution.

“Jokowi tidak pernah benar-benar pensiun. Ia hanya pindah ke belakang layar, mengendalikan partai, pejabat, dan arah politik daerah,” ujar Azhari.

Ia menilai Golkar Sumut telah direduksi menjadi alat kekuasaan keluarga, bukan lagi partai politik yang menjunjung demokrasi internal.

Tak Mau Tunduk

LIPPSU menyebut Musa Rajekshah (Ijeck) disingkirkan bukan karena kinerja organisasi, melainkan karena berani berdiri di luar orbit kekuasaan Jokowi-Bobby. Sikap politik Ijeck yang membuka peluang maju sebagai calon Gubernur Sumut 2029 dianggap sebagai ancaman langsung.

“Ijeck bukan disingkirkan karena salah, tapi karena tidak mau sujud pada dinasti politik Jokowi,” kata Azhari.

Hubungan yang retak antara Ijeck dan Bobby Nasution memperkuat dugaan bahwa Golkar Sumut sengaja diambil alih agar tiket Pilgub 2029 tidak jatuh ke tangan yang salah.

Politik Balas Dendam

LIPPSU menuding kuat adanya Geng Solo, jaringan loyalis Jokowi, yang aktif mengatur pergeseran kekuasaan di tubuh Golkar. Ahmad Doli Kurnia disebut sebagai operator lapangan yang diberi mandat untuk “membersihkan” Golkar Sumut dari faksi-faksi yang tak sejalan.

Masuknya Ahmad Doli juga dibaca sebagai politik balas dendam lama. Konflik internal antara faksi Ahmad Doli dan Ijeck kini mencapai puncaknya, dengan Musda Golkar Sumut dijadikan ajang eksekusi politik.

Nama Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, disebut-sebut telah disiapkan sebagai Ketua Golkar Sumut definitif — figur yang dinilai lebih mudah dikendalikan pusat.

Bobby Nasution: Gubernur Gagal dan Terburuk, tapi dipaksakan Bertahan.

LIPPSU juga melontarkan kritik keras terhadap Bobby Nasution, yang disebut sebagai gubernur gagal dan terburuk dalam sejarah Sumatera Utara, namun tetap dipaksakan bertahan lewat rekayasa politik partai, untuk mengobrak abrik Sumatera Utara.

“Ketika kinerja nol, maka partai direbut. Itulah cara Jokowi menyelamatkan Bobby,” ujar Azhari.

Menurutnya, rakyat Sumut dipaksa menelan realitas pahit: demokrasi dikorbankan demi ambisi keluarga kekuasaan.

Peringatan Keras

LIPPSU memperingatkan bahwa cawe-cawe Jokowi dalam konflik Golkar Sumut bukan hanya persoalan internal partai, tetapi ancaman serius bagi demokrasi lokal.

“Jika Jokowi dibiarkan terus bermain, maka Sumatera Utara akan menjadi laboratorium dinasti politik paling brutal di Indonesia,” tegas Azhari.

Ia mendesak kader Golkar di daerah untuk melawan intervensi pusat dan meminta publik membuka mata bahwa bahaya Jokowi belum berakhir, meski masa jabatannya telah usai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Joko Widodo, DPP Partai Golkar, maupun pihak-pihak yang dituding terlibat. (red)

redaksipro

Recent Posts

LIPPSU: Segera Ambil Alih 660,59 Hektar Lahan Eks HGU, Jangan Sampai Nanti Direbut Lagi Sama PT Socfindo

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara…

18 Juni 2026

Audit Total Dapur MBG Silalas, Ada Dugaan Kejanggalan Gaji dan Pengadaan Pangan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Peduli Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN),…

18 Juni 2026

Oknum Pengacara DRS Dilaporkan ke Polda Sumut, Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Diduga Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut.…

17 Juni 2026

Prestasi Letkol PNB ERWIN TRI PRABOWO, Prajurit TNI AU Yang Patut Dikenang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Dalam sejarah operasi pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) di Indonesia, salah…

17 Juni 2026

LIPPSU: 10 Paket Pengadaan Rp77,4 Miliar di Labuhanbatu Diintai Pemain Lama, Rawan Dikorupsi Berjamaah

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M. Sinik,…

17 Juni 2026

LIPPSU: Jangan Gunakan Dana BOS untuk Melancong ke Luar Negeri dan Foya-Foya Bersama Guru-Guru di Sekolah, Nanti “Gol”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengingatkan seluruh kepala sekolah dan…

17 Juni 2026