Medan

Kepala UPT Wilayah Timur Dinas SDABMBK Medan Diduga Sunat Uang Lembur

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Kepala UPT Wilayah Timur Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Amsaruddin Noor, diduga sunat uang lembur sejumlah ASN bawahannya.

Atas perlakuan Amsaruddin Noor tersebut, para pegawainya mengeluhkan pembayaran lembur periode Januari-Maret 2026, yang dinilai tidak sesuai fakta kerja di lapangan.

‎Seorang sumber ASN Pemko Medan yang tak mau ditulis namanya mengatakan kepada media, Sabtu (29/05/1016), dirinya mengaku menemukan kejanggalan saat menandatangani amprah pembayaran uang lembur. ‎Sumber menyebut, nominal yang diterima sejumlah pegawai tidak sebanding dengan aktivitas kerja lembur yang dilakukan.

Sementara, ungkap sumber, sejumlah ASN lainnya menerima uang lembur hingga Rp5 juta selama tiga bulan, meski diduga tidak memiliki bukti kerja di lapangan.

‎Namun sebaliknya, pegawai yang aktif lembur di lapangan justru hanya menerima sekitar Rp1 juta selama tiga bulan.

Bahkan bukan hanya itu, dugaan kejanggalan juga disebut terjadi pada pembayaran uang lembur CPNS dan PPPK di UPT Wilayah Timur.

‎Sementara, sejumlah pegawai yang masa kerjanya belum genap satu tahun disebut menerima pembayaran hingga hampir Rp5 juta.

‎Pembayaran uang lembur diduga dilakukan secara tebang pilih karena hanya pegawai tertentu yang masuk daftar penerima.

Jika ingin transparan, kata sumber, sebaiknya daftar amprah pembayaran lembur ditempel di mading kantor agar seluruh pegawai mengetahui siapa yang layak menerima.

‎Bahkan, sumber juga menyoroti dugaan pembayaran lembur pekerja outsourcing yang disebut dititipkan melalui rekening PPPK Paruh Waktu maupun PPPK Penuh Waktu.

‎Sumber meminta pembayaran hak pegawai dilakukan sesuai aturan dan berdasarkan fakta kerja di lapangan agar tidak merugikan keuangan daerah.

Namun hingga berita ini diturunkan, Sabtu (29/05/2026), ‎Kepala UPT Wilayah Timur Dinas SDABMBK Kota Medan, Amsaruddin Noor, belum terkonfirmasi untuk perimbangan berita.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Information Corruption Watch Republik Indonesia (ICW RI), Jokly Sihotang SE, mendesak Walikota Medan, Rico Waas, untuk mengambil langkah tegas terhadap kasus tersebut.

“Ada asap ada api, walikota harus cepat merespon informasi ini, jangan sampai menjadi bola liar,” ujar Jokly kepada media, yang dimintai tanggapannya, Sabtu (29/05/2026).

Jokly berharap walikota mapu meluruskan informasi tersebut, dan jika benar memang terjadi pemotongan tersebut, segera copot Amsaruddin Noor dari jabatannya.

Laporan : Jhon Fitriadi

redaksi2

Recent Posts

Tim Terpadu Pemprov Sumut Tegaskan Komitmen dan Konsistensi Berantas “Ilegal Mining” di Madina. Tepis Asumsi Liar PETI Kotanopan

MADINA, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Tim Terpadu menegaskan kembali sikap…

18 Juli 2026

Kenapa Semakin Langka Pemimpin Yang Shalih?

Oleh: Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA. NEWS Kita tidak kekurangan orang pintar. Kita tidak…

18 Juli 2026

Samsat Medan Utara Beri Hadiah Gebyar Pajak 109 Wajib Pajak Dan Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong budaya taat pajak terus diperkuat melalui…

18 Juli 2026

LIPPSU Apresiasi Silaturahmi Kapolda Sumut dan Kajatisu, Dinilai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengapresiasi langkah Kapolda Sumatera Utara…

18 Juli 2026

Pasrah? Pertamina Mengaku Tak Bisa Pastikan Kapan Antrean BBM di Medan Berakhir

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Medan hingga kini masih belum…

18 Juli 2026

Pembangunan Dapur MBG Di Deli Serdang Tidak Jelas, Pengelola Lapangan Resah

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Kejelasan pembangunan sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Deli…

18 Juli 2026