DELI SERDANG – Desa Tanjung Rejo di Kecamatan Percut Sei Tuan terus menunjukkan potensi besar sebagai penyangga ketahanan pangan dan ekonomi bahari di Kabupaten Deli Serdang.
Berdasarkan data, Desa Tanjung Rejo memiliki luas wilayah 4.114 Hektare. Dari luas tersebut, 704 Hektar merupakan lahan pertanian produktif yang menjadikan desa ini salah satu lumbung pangan penting di Deli Serdang.
Di bawah kepemimpinan Bapak Selamet selaku Kepala Desa Tanjung Rejo, pembangunan desa terus digencarkan. Sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata menjadi fokus utama.
Bapak Sahrial, salah seorang petani setempat, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa atas perhatian yang diberikan.
“Dengan lahan pertanian yang luas dan dukungan dari Desa, kami petani bisa panen dengan baik. Terima kasih kepada Bapak Kades dan Pemerintah. Harapan kami ke depan ada bantuan alsintan dan pupuk biar hasil makin meningkat,” ujar Sahrial.
Selain pertanian, sektor kelautan dan perikanan juga menjadi andalan warga. Komoditi unggulan desa berupa Kepiting, Udang, dan Ikan Nila dari tambak dan perairan desa menjadi sumber penghidupan utama bagi nelayan dan pembudidaya.
Potensi desa semakin lengkap dengan berkembangnya *wisata pemancingan dan edukasi mangrove*. Banyak pengunjung dari Kota Medan datang ke Tanjung Rejo untuk memancing dan menikmati suasana pesisir yang asri.
“Alhamdulillah, atas dukungan masyarakat dan arahan dari Pemerintah Kabupaten, kita terus berupaya mengembangkan potensi desa. Dari pertanian, perikanan, sampai pariwisata. Harapannya ekonomi warga Tanjung Rejo semakin meningkat,” ujar Bapak Selamet, Kades Tanjung Rejo.
Dengan sinergi antara Pemerintah Desa dan masyarakat, Tanjung Rejo optimis terus maju dan menjadi desa percontohan di Deli Serdang. (Red)












