GP Al Washliyah Minta Publik Tak Terpancing Rumor Pergantian Kapolri, Tegaskan Polri Tetap Solid

News58 Dilihat

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu spekulatif mengenai pergantian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang belakangan beredar di ruang publik.

Organisasi kepemudaan tersebut menilai situasi di tubuh Polri saat ini tetap solid dan tidak terdapat urgensi yang mengharuskan adanya pergantian pimpinan.

Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, mengatakan rumor pergantian Kapolri tidak memiliki dasar yang kuat dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri dinilai tetap fokus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

BACA JUGA :  LIPPSU AKSI PEDULI; Pembagian 300 Paket Sembako kepada Kaum Duafa di Kota Matsum dan Aceh Tamiang

“Kami melihat wacana atau rumor pergantian Kapolri yang digulirkan belakangan ini sama sekali tidak memiliki urgensi mendesak. Institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini terbukti sangat solid, berkinerja baik, dan terus fokus dalam menjalankan tugas pokoknya melindungi, mengayom, serta melayani masyarakat,” ujar Aminullah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam pernyataan sikap resminya, PP GPA menyampaikan tiga poin utama.

Pertama, mendukung penuh kinerja Polri yang dinilai berhasil menjalankan reformasi birokrasi internal, menjaga stabilitas keamanan nasional, mengawal berbagai agenda strategis negara, serta memperkuat budaya kerja yang berintegritas.

BACA JUGA :  Sulaiman Ka.Inspektorat Tak Berfungsi, Sibuk Utak Atik ASN, Rp108 M Pajak Plat Merah diBegal Luput dari Pengawasan : Negara Rugi PAD Gagal Target, Rudi Hadian Siregar Sekban Bapenda Salahkan Masyarakat

Organisasi tersebut juga menilai tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menjadi indikator positif atas kinerja institusi tersebut.
Kedua, PP GPA menegaskan bahwa pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Karena itu, masyarakat diminta mempercayakan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Presiden dan tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum memiliki kejelasan dari pihak Istana maupun DPR RI.

BACA JUGA :  GEMBIRA Desak Kejatisu Tetapkan Faisal Hasrimy Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Pengadaan Smartboard di Kabupaten Langkat

Ketiga, PP GPA mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas nasional serta tidak terjebak pada opini yang berpotensi memecah belah soliditas institusi penegak hukum.

Menurut Aminullah, perhatian bangsa seharusnya difokuskan pada upaya memperkuat persatuan serta mendukung program pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Gerakan Pemuda Al Washliyah berkomitmen untuk terus mengawal kepemimpinan nasional dan mendukung institusi Polri agar tetap fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa harus terganggu oleh dinamika isu pergantian jabatan yang sengaja digulirkan oleh pihak-pihak tertentu,” tutup Aminullah. (Red)